Novel: GADIS DUA WAJAH – Konspirasi di Jakarta (19/20)

BAB 19: PERPUSTAKAAN YANG HILANG

Bau apek kertas tua dan debu memenuhi hidung Ardian saat ia tersadar di antara rak-rak buku tak berujung. Setiap jilid memiliki judul yang sama:

“Riwayat Hidup Ardian Putra – Edisi ke-[nomor]”

Dengan gemetar, ia mengambil satu buku acak—Edisi ke-7. Halaman-halamannya penuh dengan foto dan catatan detil:

  • *Usia 5 tahun: Pertemuan pertama dengan Subjek D-03 (Dewi)*
  • Usia 17 tahun: Percobaan kabur pertama gagal
  • Usia 28 tahun: Menjadi peneliti senior di Proyek Roro Jonggrang

Halaman terakhir selalu terkoyak.

——

Di meja pustakawan, bangau merah itu menunggu dengan pesan:

“Bab terakhir ada di tempat kita pertama bertemu.”

Ardian tiba-tiba ingat—TK Merah Delima, di bawah pohon beringin. Tapi ketika ia berbalik, seluruh perpustakaan sudah berubah menjadi ruang server futuristik.

Layar-layar hologram menampilkan:

“Generasi ke-15 Loading… 87% Complete”

Dari speaker, suara Johanes Lim yang sudah termekanisasi:

“Kau tidak bisa menghentikan siklus, Ardian. Ini sudah terjadi 14 kali sebelumnya. Setiap kali kau mengingat, kami reset. Setiap kali kau menemukannya, kami ciptakan klon baru.”

——

Tiba-tiba, salah satu layar menyala sendiri. Video singkat muncul:

Tanggal 31 Desember 1999
Mei Ling sekarat di lantai laboratorium, jarinya menulis pesan darah:
“Cari buku putih di…”

Video terputus.

Ardian meraih bangau merah itu—kini terbuka menjadi peta laboratorium bawah tanah dengan tanda “X” di ruang server 13B.

——

Saat Ardian menuju lokasi, ia menemukan ruang kecil tersembunyi di balik rak server. Di dalamnya:

  1. Buku putih polos bertuliskan *”Generasi ke-0: Protokol Asli”*
  2. Foto lama dua anak kecil tertawa di bawah beringin
  3. Tong kecil berisi 14 microchip—semua rusak kecuali satu

Ardian mengambil chip terakhir dan—

Flashback brutal menerpanya:

Dewi kecil di meja operasi, menjerit saat Johanes menusukkan jarum ke tahi lalatnya. Ardian kecil menerjang, menggigit tangan Johanes sampai berdarah. Dan di sudut… Mei Ling sedang menyuntikkan sesuatu ke dalam keris pusaka.

——

Suara alarm meraung-raung.

“Generasi ke-15 Activation in Progress”

Dan di layar utama, Ardian melihat sesuatu yang membuat jantungnya berhenti—

Tubuh Dewi yang utuh mengambang di tabung cairan, dengan kabel-kabel menyambung ke tahi lalat bulan sabitnya.