Novel: Dia yang Kusimpan di Reels (17/20)

BAB 17: Hardisk yang Mengubah Segalanya

“Kadang, pengkhianatan terbesar justru membuka pintu yang tak pernah kita ketahui ada.”

Hardisk hitam itu tergeletak di meja seperti bom waktu.

Alya memandanginya dengan perasaan campur aduk. “Apaan sih isi hardisk ini sampai Bima rela ngumpulin?”

Rafi menghubungkan hardisk ke laptop—dan yang muncul membuat mereka semua terpana.

Arsip Masa Lalu yang Tak Terduga

  1. Folder “Alya”:
    • Video-video lama saat Alya masih cheerleader SD
    • File tersembunyi: “Alya_TrueStory.mp4” — rekaman saat Alya menangis di toilet sekolah karena dibully squad-nya sendiri
  2. Folder “Rafi”:
    • Scan buku harian Rafi kelas 5 SD
    • Halaman terakhir: “Aku benci ikut ngejek Aldi hari ini. Tapi kalau tidak, aku yang akan jadi target selanjutnya.”
  3. Folder “Karin”:
    • Surat-surat cinta Karin untuk kakak kelas yang ternyata…
    • Bukan kakak kelas Rafi, tapi kakak kelas Bima

Pengakuan Pahit Karin

Karin menutup wajahnya. “Jadi… selama ini Bima dendam karena aku suka kakanya? Bukan karena Rafi?”

Sinta membuka file lain—sebuah dokumen berjudul “REVENGE PLAN”:

  • Target utama: Kakak Bima (yang sekarang jadi produser)
  • Alasan: Kakak Bima pernah menghina karya film pendek Bima

“Kita cuma batu loncatan buat Bima balas dendam ke kakaknya sendiri?” Alya terkesiap.

Telepon Misterius

Tiba-tiba, HP Rafi berdering—nomor tak dikenal.

Suara perempuan di seberang: “Rafi? Aku Ibu Tari. Bisa kalian datang ke sekolah besok? Ada sesuatu yang harus kalian lihat.”