Novel: Dia yang Kusimpan di Reels (9/20)

BAB 9: Pemilik Akun Misterius

Kadang kebenaran datang bukan dari teman, tapi dari musuh yang paling tidak kamu duga.

Suasana di Kafe Luna masih tegang setelah video 15 tahun Rafi diputar. Bima berdiri di depan layar dengan wajah memerah, USB masih tertancap di laptop.

“Ini bukan bagian dari rencana!” Bima membentak, tapi suaranya gemetar.

Alya menatapnya tajam. “Rencana apa sebenernya yang lo dan Rafi punya?”

Sebelum Bima sempat menjawab, notifikasi dari @truth.dont.lie muncul di HP Alya:

“Alya, keluar. Sekarang. Gue tunggu di belakang kafe.”

Wajah di Balik Topeng

Dengan hati berdebar, Alya menyelinap keluar. Di belakang kafe, seseorang bersandar di dinding dengan hoodie hitam.

“Karin?” Alya terkejut melihat mantan sahabat SD-nya.

Karin menarik hoodie-nya. “Surprise. Gue yang kirim semua pesan anon itu.”

“Tapi kenapa?”

“Karena gue tau rencana Bima,” Karin mengeluarkan HP. “Dia mau bikin lo jatuh cinta sama Rafi, terus ngeghosting lo di depan umum—persis seperti yang lo lakuin ke Rafi dulu.”

Alya merasa dunia berputar. “Tapi video tadi—”

“Rafi gak tau soal rencana aslinya Bima,” Karin memotong. “Dia beneran suka sama lo. Tapi Bima manipulasi situasi supaya lo liat Rafi sebagai pembohong.”

Pengakuan di Tempat Sampah

Tiba-tiba, Bima muncul dari sudut, wajahnya merah padam.

“Karin! Lo selalu jadi penghalang!”

Alya baru menyadari: “Lo… pacaran Karin dulu, kan?”

Bima tertawa getir. “Dan dia selalu bandingin gue sama Rafi. ‘Rafi lebih ini, Rafi lebih itu’. Sekarang gue yang mau buat Rafi merasakan ditolak!”

Semuanya menjadi jelas.

Ini bukan tentang Alya.

Ini tentang dendam Bima pada Rafi.

Rafi yang Muncul dengan Senyum Sedih

Dari pintu belakang kafe, Rafi muncul dengan mata berkaca-kaca.

“Bima, kita udah temen sejak kecil. Gue gak pernah mau saingan sama lo.”

Bima melempar USB ke tanah. “Tapi Karin memilih lo! Sekarang Alya juga!”

Alya mengambil USB itu. Di dalamnya, ada folder bernama “Plan B”.

Isinya?

Rekaman suara Bima berkata: “Alya pasti bakal nolak Rafi kalau dia tau Rafi cuma mau balas dendam. Gue bakal pastikan dia tau.”