Bu Ani mengoreksi ujian matematika di ruang guru ketika ia menemukan sesuatu yang membuatnya tertegun. Di antara tumpukan kertas, satu nama selalu muncul dengan nilai sempurna: Rangga. Setiap soal terselesaikan dengan logika tajam dan cara penyelesaian yang ringkas—sesuatu yang jarang ia temui bahkan pada murid-murid berprestasi sekalipun.
Tapi yang membuatnya penasaran, Rangga tidak pernah mengikuti les tambahan, tidak pernah mengeluh tentang PR, dan selalu menghilang tepat setelah bel pulang berbunyi.
Suatu sore, Bu Ani memutuskan untuk mengikutinya diam-diam.
Ia menyaksikan Rangga berjalan keluar gerbang sekolah, bukan menuju komplek perumahan, tapi ke arah terminal bus Arjosari. Anak itu duduk di halte, mengeluarkan buku catatannya yang sudah compang-camping, dan mulai mengerjakan PR di bawah cahaya lampu jalan yang berkedip-kedip. Di sebelahnya, ada ransel besar yang ternyata berisi semua barangnya—beberapa pakaian, toothbrush, dan handuk kecil.
Bu Ani menahan napas.
Rangga, murid terpintarnya, ternyata hidup di jalanan Arjosari.
Esok harinya, Bu Ani datang ke sekolah dengan koper kecil. “Rangga,” katanya saat menemui anak itu di perpustakaan, “Aku punya proyek khusus untukmu. Aku butuh asisten peneliti, dan kamu yang terbaik untuk ini.”
Rangga mengangkat alis.
“Kamu akan tinggal di lab sekolah sementara waktu. Ada tempat tidur, listrik, dan… wifi gratis.”
Mata Rangga berbinar. Ia mengerti maksud tersembunyi di balik tawaran itu.
“Dan,” Bu Ani menambahkan sambil tersenyum, “kita bisa mengerjakan soal-soal yang lebih menantang sampai larut malam.”
Dua tahun kemudian, Rangga menerima beasiswa penuh ke Universitas Brawijaya. Di surat pengajuan lamarannya, ia menulis: “Guru terbaik saya ‘tidak pernah’ mengajari saya untuk berhitung—tapi untuk menghitung keberuntungan, saya memiliki seseorang yang mempercayai impian seorang anak tunawisma.”
TAMAT
Terminal Arjosari adalah terminal penumpang tipe A atau terminal utama yang melayani angkutan antarkota antarprovinsi (AKAP) yang terletak di sisi utara Kota Malang, tepatnya di Jalan Raden Intan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur.
*cerpen terinspirasi dari kisah tanah Jawa: “Pelangi di atas langit Singasari”